Apa Itu Performa Pinterest? Panduan Pengukuran & Optimalisasi
Jika Anda menggunakan Pinterest untuk mengembangkan merek atau meningkatkan traffic ke situs web, Anda tidak boleh mengabaikan pengukuran efektivitas pin Anda. Apa itu performa Pinterest, dan bagaimana cara mengetahui konten mana yang berkinerja terbaik? Memahami dan mengoptimalkan metrik utama di Pinterest akan membantu Anda menjangkau audiens yang tepat, meningkatkan interaksi, dan mencapai tujuan yang diinginkan. Mari jelajahi bersama Snappin cara mengukur dan meningkatkan performa Pinterest sekarang!
I. Apa Itu Performa Pinterest? Metrik yang Perlu Diketahui

Sebelum mengoptimalkan konten, Anda perlu memahami apa itu performa Pinterest dan bagaimana cara mengukurnya. Pinterest menyediakan berbagai metrik yang membantu Anda mengevaluasi efektivitas kampanye, sehingga Anda dapat melakukan penyesuaian yang tepat.
1. Konsep Performa Pinterest
Performa Pinterest mencerminkan tingkat keberhasilan pin di platform ini, berdasarkan metrik seperti jumlah tayangan, penyimpanan pin, klik tautan, dan tingkat keterlibatan. Secara sederhana, jika pin Anda menjangkau audiens yang tepat, menarik perhatian, dan mendorong pengguna untuk bertindak (menyimpan atau mengklik tautan), maka performanya dianggap tinggi.
Pinterest berbeda dari platform media sosial lainnya, di mana jumlah like atau komentar menjadi faktor utama. Di sini, yang paling penting adalah keterlibatan jangka panjang—artinya, apakah konten Anda terus muncul dan memberikan nilai bahkan berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah diposting.
2. Metrik Penting dalam Mengukur Performa Pinterest
Untuk mengevaluasi performa Pinterest secara akurat, Anda perlu melacak metrik utama berikut:
Tayangan (Impressions)
Ini adalah jumlah kali pin Anda muncul di feed pengguna, hasil pencarian, atau papan pin orang lain. Tayangan yang tinggi menunjukkan bahwa konten Anda menjangkau banyak orang, tetapi untuk menilai efektivitasnya, Anda juga perlu melihat metrik lainnya.
Penyimpanan Pin (Saves/Repins)
Saat seseorang menyimpan pin Anda ke papan pribadinya, itu berarti mereka menganggapnya bermanfaat dan ingin menyimpannya untuk referensi nanti. Semakin banyak penyimpanan, semakin tinggi nilai jangka panjang pin Anda, yang memungkinkan penyebaran lebih luas.
Klik Tautan (Outbound Clicks)
Metrik ini mengukur jumlah pengguna yang mengklik pin Anda untuk mengunjungi situs web, blog, atau toko online Anda. Ini adalah faktor penting jika Anda menggunakan Pinterest untuk meningkatkan traffic dan konversi pelanggan.
Tingkat Keterlibatan (Engagement Rate)
Dihitung dengan membagi total interaksi (klik, penyimpanan, zoom gambar, komentar) dengan total tayangan. Metrik ini membantu Anda memahami seberapa menarik konten yang Anda bagikan bagi audiens.
Sebuah pin dengan tayangan tinggi tetapi tingkat keterlibatan rendah bisa menjadi indikasi bahwa kontennya kurang menarik atau belum sesuai dengan kebutuhan target audiens.
II. Cara Mengoptimalkan Konten Pinterest untuk Meningkatkan Performa

Memahami performa adalah langkah pertama, tetapi untuk meningkatkan hasil, Anda perlu mengoptimalkan konten secara strategis. Berikut adalah beberapa cara efektif untuk meningkatkan performa Pinterest Anda.
1. Memilih Konten yang Sesuai dengan Tren Pencarian di Pinterest
Pinterest berfungsi sebagai mesin pencari visual, di mana pengguna mencari inspirasi daripada sekadar menggulir konten seperti di platform media sosial lainnya. Oleh karena itu, jika Anda ingin mengoptimalkan performa, pastikan konten Anda sesuai dengan tren pencarian pengguna di platform ini.
Salah satu cara sederhana untuk menemukan tren adalah dengan menggunakan Pinterest Trends—alat yang membantu Anda mengidentifikasi kata kunci dan topik yang sedang populer. Anda bisa memasukkan kata kunci yang relevan dengan bidang Anda dan melihat apakah tren pencariannya meningkat atau menurun. Topik seperti fashion, dekorasi rumah, resep masakan, tips gaya hidup, bisnis online, dan kesehatan biasanya memiliki volume pencarian tinggi di Pinterest.
Selain itu, faktor musiman dan acara khusus juga berperan penting. Momen seperti Natal, Tahun Baru, Valentine, atau musim liburan musim panas sangat memengaruhi perilaku pencarian pengguna. Jika Anda dapat membuat konten yang berkaitan dengan tema-tema ini 1-2 bulan sebelum puncak tren, jangkauan pin Anda akan meningkat secara signifikan.
Pastikan juga bahwa konten Anda memiliki nilai jangka panjang. Di Pinterest, konten yang memberikan panduan atau informasi bermanfaat seperti "Cara mendekorasi rumah dengan gaya minimalis" atau "10 tips mix & match outfit untuk musim panas" akan terus menarik pencarian selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun setelah dipublikasikan.
2. Cara Menulis Deskripsi yang Menarik dan Menggunakan Hashtag Secara Efektif
Deskripsi pin adalah elemen penting yang membantu Pinterest memahami konten Anda dan merekomendasikannya kepada audiens yang tepat. Menulis deskripsi yang menarik tidak hanya meningkatkan visibilitas pin dalam hasil pencarian tetapi juga mendorong lebih banyak interaksi dari pengguna. Deskripsi yang efektif harus:
- Mengandung kata kunci secara alami: Kata kunci utama harus muncul di awal atau di tengah deskripsi untuk mengoptimalkan SEO, tetapi tetap harus terdengar alami dalam konteksnya.
- Bersifat deskriptif dan persuasif: Jangan hanya mencantumkan manfaat, tetapi ceritakan sebuah kisah atau ajukan pertanyaan yang membangkitkan rasa ingin tahu audiens.
- Menggunakan Call-to-Action (CTA): Deskripsi yang efektif tidak hanya memberikan informasi tetapi juga mengarahkan pengguna tentang tindakan yang harus mereka ambil selanjutnya. Frasa seperti "Jelajahi sekarang", "Pelajari lebih lanjut di sini", atau "Simpan untuk referensi nanti" dapat meningkatkan tingkat interaksi secara signifikan.
Selain itu, hashtag juga memainkan peran penting dalam meningkatkan visibilitas pin. Setiap pin sebaiknya memiliki 3-5 hashtag yang relevan dengan topiknya, seperti #ResepMudah #MenuSehariHari #InspirasiDekorasi.
Namun, hindari penggunaan hashtag secara berlebihan karena dapat membuat deskripsi terlihat berantakan dan kurang alami.
3. Rahasia Memposting Pin di Waktu yang Tepat untuk Menjangkau Lebih Banyak Orang
Berbeda dengan platform lain, konten di Pinterest dapat terus menyebar selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Namun, untuk mengoptimalkan performa sejak awal, memposting pada waktu yang tepat sangatlah penting.
Menurut statistik, Pinterest memiliki jumlah pengguna aktif tertinggi pada malam hari (20:00 - 23:00) dan akhir pekan. Ini adalah waktu ketika banyak orang memiliki waktu luang untuk mencari inspirasi, menyimpan pin, dan menemukan konten baru.
Selain itu, penting untuk mempertahankan frekuensi posting yang konsisten agar akun Anda tetap aktif. Beberapa ahli merekomendasikan memposting 5-10 pin per hari sebagai jumlah ideal untuk membantu akun Anda berkembang secara berkelanjutan. Jika Anda hanya memposting secara acak dan tidak teratur, algoritma Pinterest akan kurang memprioritaskan konten Anda.
Tips untuk mengelola jadwal posting dengan lebih efisien: Gunakan alat penjadwalan pin seperti Pinterest Scheduler atau Tailwind. Alat ini membantu Anda merencanakan dan secara otomatis memposting pada waktu dengan jumlah pemirsa tertinggi, tanpa perlu memposting secara manual setiap hari.
Selain itu, eksperimenlah dengan berbagai waktu posting untuk menemukan jam terbaik bagi niche Anda. Misalnya, jika Anda membagikan konten tentang memasak, pagi hari mungkin menjadi waktu yang baik karena banyak orang mencari resep untuk sarapan atau makan siang.
4. Mendesain Gambar yang Menarik untuk Meningkatkan Tingkat Interaksi
Pinterest adalah platform berbasis visual, sehingga gambar adalah elemen pertama yang menarik perhatian pengguna. Pin dengan desain yang menarik, warna yang harmonis, dan tata letak yang jelas akan lebih mungkin disimpan dan dibagikan. Saat mendesain gambar untuk pin, perhatikan hal-hal berikut:
- Gunakan ukuran yang optimal: Pinterest merekomendasikan rasio aspek 2:3 (misalnya, 1000x1500 piksel) untuk memastikan tampilan yang optimal di semua perangkat.
- Gunakan warna mencolok: Warna-warna cerah seperti merah, oranye, dan kuning cenderung menarik lebih banyak interaksi dibandingkan warna gelap.
- Tambahkan teks singkat pada gambar: Judul yang menarik pada gambar dapat membantu pemirsa langsung memahami isi pin tanpa perlu membaca deskripsi. Misalnya, daripada hanya memposting gambar makanan, tambahkan teks seperti "Resep Pancake Super Mudah dalam 5 Menit!".
- Pastikan gambar berkualitas tinggi: Gambar yang buram atau resolusi rendah akan mengurangi daya tarik pin Anda secara signifikan.
Jika Anda tidak memiliki keterampilan desain, Anda dapat menggunakan Canva—alat gratis yang memungkinkan Anda membuat desain profesional hanya dalam beberapa menit.
III. Alat Pinterest Analytics - Mendukung Peningkatan Performa Pinterest

Untuk mengakses Pinterest Analytics, Anda perlu memiliki akun bisnis (Pinterest Business). Jika akun Anda masih berupa akun pribadi, Anda dapat mengubahnya menjadi akun bisnis secara gratis di pengaturan. Berikut adalah beberapa cara efektif dalam menggunakan Pinterest Analytics:
a) Menentukan Konten dengan Kinerja Terbaik
Buka bagian Top Pins di Pinterest Analytics untuk melihat pin mana yang memiliki kinerja terbaik. Jika suatu jenis konten mendapatkan banyak simpanan dan klik, Anda bisa fokus membuat lebih banyak pin serupa untuk memaksimalkan hasilnya.
Contoh: Jika Anda melihat bahwa pin tentang “Ide Dekorasi Kamar Tidur” mendapatkan banyak simpanan, lanjutkan membuat lebih banyak konten terkait tema ini untuk meningkatkan jangkauan.
b) Mengoptimalkan Waktu Posting
Pinterest Analytics memungkinkan Anda melihat waktu dalam sehari atau minggu di mana audiens Anda paling aktif. Jika Anda menemukan bahwa pin yang diposting di malam hari memiliki performa lebih baik, fokuslah untuk memposting pada waktu tersebut agar meningkatkan jumlah tayangan dan interaksi.
Selain itu, Anda dapat menggunakan alat penjadwalan pin (Pinterest Scheduler) untuk secara otomatis memposting pada jam-jam emas yang telah Anda tentukan.
c) Menyesuaikan Strategi Kata Kunci
Pinterest berfungsi sebagai mesin pencari berbasis gambar, sehingga kata kunci memainkan peran penting. Jika Anda melihat bahwa pin Anda memiliki jumlah tayangan yang rendah, bisa jadi kata kunci yang Anda gunakan belum optimal. Coba ubah deskripsi, judul, dan hashtag untuk meningkatkan kemungkinan muncul di hasil pencarian.
Contoh: Jika Anda menggunakan deskripsi "Dekorasi kamar tidur yang indah", coba tambahkan kata kunci yang lebih spesifik seperti "Dekorasi kamar tidur gaya Korea" atau "Ide dekorasi kamar tidur minimalis".
d) Mengoptimalkan Pin dengan Performa Rendah
Selain memperbanyak konten yang sukses, Anda juga perlu meningkatkan pin yang memiliki kinerja rendah. Beberapa cara yang bisa Anda coba:
- Ubah gambar atau warna agar lebih mencolok.
- Sesuaikan kembali deskripsi dan judul dengan kata kunci yang lebih relevan.
- Gunakan CTA (Call-to-Action) yang lebih jelas, misalnya: "Klik untuk melihat sekarang!" atau "Simpan untuk referensi nanti!".
e) Memeriksa Lalu Lintas Website dari Pinterest
Jika tujuan Anda adalah meningkatkan traffic ke website, pantau Outbound Clicks secara rutin. Jika angka ini menurun, mungkin Anda perlu:
- Membuat judul yang lebih menarik.
- Mendesain gambar yang lebih memikat.
- Memastikan website Anda memuat dengan cepat dan tampil optimal di perangkat seluler.
Pinterest adalah sumber traffic potensial, jadi jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan kinerja dengan mengoptimalkan pengalaman pengguna.
Memahami apa itu performa Pinterest dan mengenali metrik penting akan membantu Anda mengoptimalkan strategi konten dengan lebih efektif. Jangan hanya memposting pin secara acak—pantau data dari Pinterest Analytics, sesuaikan strategi berdasarkan angka nyata, dan terus lakukan optimasi untuk mencapai hasil terbaik. Dengan perencanaan yang tepat, Pinterest dapat menjadi saluran pemasaran yang kuat untuk memperluas jangkauan pelanggan dan meningkatkan traffic secara signifikan.